Bagi orang tua, khususnya ibu yang baru melahirkan sebaiknya tidak memberikan bayi Anda tempat tidur dengan berbagai hiasan seperti boneka. Pasalnya hal itu bisa membuat bayi menjadi lemas kemudian meninggal.
 
Kebiasaan buruk tersebut membuat angka kematian bayi karena lemas (sudden infant death syndrome/SIDS) di Amerika meningkat. Dari tahun 1999 sampai 2015, tingkat kematian bayi dibawah 1 tahun meningkat dari 12,4 menjadi 28,3 kematian untuk setiap 1000 bayi A.S.
 
David Schwebel, rekan penulis studi dari University of Alabama di Birmingham menyebutkan, meningkatnya angka kematian bayi karena lemas menjadi pertanda bahwa orang tua tidak mengikuti rekomendasi tidur aman. 

Schwebel menyebutkan, rekomendasi tempat tidur yang aman adalah tanpa boneka, selimut lembut, bantal, guling, dan barang lainnya. Barang tersebut dianggap bisa menyebabkan bayi mati lemas.

“Mungkin juga kita memiliki barang-barang berbahaya di pasaran dan di rumah kita, dan itu perlu dihapus,” kata Schwebel saat dikutip dari Foxnews.com.
 
Sementara itu, Dr Lori Feldman-Winter, seorang profesor pediatri di Cooper Medical School of Rowan University di Camden, New Jersey memberikan beberapa saran yang bisa Anda terapkan untuk tempat tidur bayi yang aman.
 
“Tempat teraman untuk bayi tidur adalah di tempat tidur bayi tanpa bantal, guling, selimut, mainan, boneka dan lainnya dengan posisi telentang. Serta tidak disarankan untuk tidur bersama dengan bayi yang masih berusia empat bulan ke bawah,” kata Feldman-Winter.
 
Jika bayi dan ibu tidur di tempat yang sama, maka kasur yang dipilih haruslah kokoh. Singkirkan benda lunak seperti bantal, dan jauhkan tempat tidur dari dinding.
 
Selain itu, Feldman-Winter menyebutkan rekomendasi tempat tidur aman ini harus diterapkan untuk bayi prematur, yang terlahir dengan berat badan kurang dari 2,5 kg dan terkontaminasi tembakau selama atau setelah kehamilan.
 
“Mereka perlu diketahui bahwa bukti menunjukkan bahwa tidur di tempat tidur yang sama berbahaya,” ujar Feldman-Winter memperingatkan.