• Tips memilih box bayi

Menyiapkan tempat tidur yang nyaman bagi bayi dan juga memahami bagaimana cara tidur yang benar bagi bayi dapat mengurangi resiko kematian mendadak atau SIDS pada bayi. Perlu diketahui, bahwa SIDS terus menjadi penyebab kematian bayi di bawah 1 tahun, terutama saat bayi berusia 2-4 bulan. Penyebab SIDS sampai saat ini masih diteliti lebih lanjut namun banyak yang mengakitkannya dengan posisi tidur si bayi.

Moms and dads yang baru dikarunia seorang buah hati pastinya ingin memberikan yang terbaik untuk si bayi ya, tak terkecuali dengan menyiapkan tempat tidur yang nyaman. Boxes bayi pada umumnya menjadi pilihan bagi moms and dads untuk tempat tidur si bayi karena dinilai aman dan nyaman. Namun hal tersebut menjadi kontroversi di Amerika Serikat loh moms and dads.

Ide pembuatan boxes bayi pada awalnya muncul di Finlandia sekitar 100 tahun yang lalu, dan pada tahun 1930-an boxes bayi diperkenalkan kepada para wanita hamil dan mereka disarankan agar melakukan kunjungan pra melahirkan. Dalam kunjungan tersebut dokter akan mengajarkan mengenai kebiasaan tidur yang aman bagi bayi sehingga hingga saat ini angka kematian bayi di Finlandia merupakan yang terkecil di seluruh dunia. Namun para profesional mempertanyakan keamanan boxes bayi karena belum ada tes resmi.

Nah moms and dads jangan khawatir karena berikut ini adalah beberapa hal yang dianjurkan oleh Asosiasi Dokter Anak Amerika Serikat untuk mencegah SIDS.

  1. Letakkan bayi dikamar yang sama dengan orang tua, eits tapi bukan di ranjang yang sama dengan moms and dads ya.
  2. Berikan bayi emping atau dot.
  3. Supply ASI yang baik dapat mencegah SIDS.
  4. Vaksin bayi sesuai jadwal dengan teratur.
  5. Hindari bayi dengan perokok, terlebih bagi moms yang merokok tidak dianjurkan selama kehamilan dan juga setelah melahirkan.

Menjelang kelahiran sang buah hati, orangtua biasanya mulai mempersiapkan segala kebutuhan penting, salah satunya adalah boks bayi. Walaupun sejatinya pada saat awal terlahir ke dunia mereka akan tidur seranjang bersama kedua orangtuanya, namun ketika beranjak besar, mereka akan mulai dibiasakan untuk tidur di boks bayi sendirian.

                Memilih boks untuk tempat tidur sang buah hati memang susah-susah gampang. Dalam memilih boks yang aman dan nyaman untuk si bayi, kita perlu mempertimbangkan beberapa hal penting agar terhindar dari SIDS atau Sudden Infant Death Syndromes. SIDS ini bisa terjadi apabila si bayi sulit bernapas pada ruang yang sempit, sehingga akan sangat berbahaya. Untuk menghindari hal tersebut, berikut adalah hal-hal yang penting diperhatikan dalam pemilihan boks bayi.

  • Elemen Penyusun Boks yang Aman

Boks bayi umumnya tersusun atas rangka, pagar, baut sebagai penguat antar hubungan rangka dan pagar, maupun pengait. Pastikan setiap rangka penghubung terkunci kokoh oleh baut, agar boks bayi kuat menahan beban. Hal tersebut tentu saja menghindarkan kemungkinan bayi terjatuh dari boks.

  • Pilih Pagar Boks yang Kokoh dan Tidak Bisa Dinaik Turunkan

Pagar boks yang kokoh sangat penting untuk keamanan bayi, terutama saat bayi sudah bisa belajar berdiri. Pagar yang bisa dinaik-turunkan cenderung berbahaya karena bayi bisa saja tidak sengaja menekan tombol. Pagar yang turun secara mendadak bisa menyebabkan bayi terjatuh. Kondisi tersebut tentu saja sangat dihindari oleh semua orangtua.

  • Jarak Antar Tiang Boks yang Tidak Terlalu Longgar

Jarak antar tiang boks yang terlalu besar bisa membahayakan si bayi, seperti kemungkinan kaki, tangan, dan kepalanya yang terjepit. Pilihlah boks bayi yang memiliki jarak antar tiang antara 5-6 cm saja agar si bayi bisa tidur dengan aman.

  • Atur Kasur yang Nyaman untuk si Bayi

Kasur yang digunakan haruslah sesuai dengan ukuran boks bayi. Kesesuaian ukuran kasur tentu saja sangat berpengaruh terhadap keamanan bayi agar tidak tersisa space atau ruang kosong dalam boks. Usahakan pilih ukuran kasur yang pas dan tidak menimbulkan celah agar aman dan nyaman untuk si bayi.

  • Meletakkan Selimut dan Bantal Secukupnya

Bayi ketika tertidur belum tentu akan tetap pada posisi awal. Mereka pasti akan bergerak-gerak sama halnya seperti orang dewasa. Meletakkan selimut dan bantal yang terlalu banyak akan membuat ruang gerak bayi terbatas, sehingga meningkatkan kemungkinan mereka untuk terlilit selimut bahkan bantal yang akan menutupi wajahnya. Bantal yang menutupi wajah bayi bisa menimbulkan SIDS, dan hal tersebut tentu saja berbahaya bagi si bayi.

  • Hindari Meletakkan Mainan dalam Boks

Boks bayi utamanya diperuntukan untuk tempat tidur si bayi. Mainan yang diletakkan didalam boks akan membuat bayi kurang nyaman. Sebaiknya mainan diletakkan di lantai atau tempat lain yang lebih rendah agar bayi bermain dengan aman.

0
Need Help? Chat with us