Sebagai orang tua, tidak jarang saat membelikan matras untuk tempat tidur si kecil, alasan ekonomis menjadi pertimbangan pertama karena berpikir bahwa si kecil akan cepat bertumbuh besar sehingga matras akan digunakan sebentar saja. Sebenarnya prinsip ini kurang pas, karena pada umur-umur bayi hingga balita, mereka lebih banyak menghabiskan waktu untuk tidur demi pertumbuhan dan perkembangan bentuk tubuh dan tulangnya. 

 

Penggunaan matras yang salah menjadi salah satu penyebab SIDS (sudden infant death syndrome) tertinggi. SIDS ini juga sering disebut dengan kematian ranjang bayi karena umumnya terjadi saat bayi sedang tidur. Penyebab utamanya adalah karena matras yang digunakan bayi untuk tidur memiliki permukaan yang tidak rata. Selain itu, matras yang terlalu empuk dan berbulu juga meningkatkan resiko SIDS karena mengganggu saluran pernafasannya. 

 

Untuk mencegah terjadinya SIDS, mama bisa memilih ranjang dan juga matras yang memenuhi standar internasional dan tidak mengandung bahan-bahan yang membahayakan, seperti claire et agnes. Claire et agnes dirancang dengan mengikuti standar Eropa dan menggunakan water-based paint, sehingga sangat aman untuk bayi. Demi kenyamanan tidurnya dan mendukung pertumbuhan tulang belakangnya, mama juga bisa memilihkan matras yang memiliki permukaan rata. Begitupula sprei yang digunakan agar tidak menggelembung dan memiliki ukuran yang sesuai dengan matras di tempat tidur si bayi. 

 

Selain tempat tidur yang nyaman dan aman, aksesoris seperti bantal dan boneka disarankan untuk tidak diletakkan begitu saja diatas tempat tidur bayi. Gunakan aksesoris seperlunya saja agar tidak beresiko menutupi wajah bayi dan pada akhirnya menyebabkan tertutupnya saluran udara pada bayi. Hal tersebut tentu saja meningkatkan risiko SIDS.